Menangkal masuknya virus tanpa mematikan fungsi Autoplay pada Windows

January 3, 2009

Fungsi autoplay adalah salah satu fasilitas yang disediakan oleh Microsoft Windows untuk memberi kemudahan penggunanya dalam mengakses suatu media. Sehingga performansi windows yang sering disebut dengan istilah “plug and play” dapat dirasakan dengan baik oleh penggunanya. Secara default, fungsi ini telah berjalan pada windows secara otomatis. Fungsi ini akan bekerja pada sebuah removable media (flashdisk, CD) yang mempunyai file autorun.inf di dalamnya. File inilah sebagai jembatan untuk meng-koneksikan komputer user dengan removable media, sehingga sesaat setelah media dikoneksikan dengan komputer, komputer akan langsung dapat mendeteksi adanya media files seperti musics, pictures, dan movies dan dapat langsung memainkan nya secara otomatis.

Namun, bagi sebagian besar orang. Fungsi ini justru malah mendatangkan bencana. Kenapa ???
Karena fungsi ini bisa dijadikan alat yang ampuh bagi virus – virus ganas untuk menginfeksi komputer korbannya.

Kita tahu bahwa melalui fungsi autoplay kita dapat memainkan media files yang ada pada sebuah removable drive (misalnya flashdisk, cd audio, dll) yang kita koneksikan dengan komputer kita secara langsung atau istilahnya plug and play.
Namun, ketika removable media yang kita koneksikan tadi sudah terinfeksi virus (dalam hal ini kebanyakan adalah dari flashdisk), maka secara otomatis virus yang ada di dalam flashdisk tadi akan merubah file autorun.inf yang ada di dalam flashdisk tersebut. Virus tersebut akan menyisipkan perintah untuk menginfeksi komputer korban.

Alhasil, ketika anda menancapkan flashdisk ke komputer anda yang masih memanfaatkan fungsi autoplay tadi, secara otomatis virus yang ada di dalam flashdisk anda akan langsung menginfeksi komputer anda. Beruntung jika antivirus anda terupdate, tapi jika tidak maka bersiap – siaplah anda. Bisa – bisa pada akhirnya hanya install ulang lah jalan keluar terakhirnya.

Solusi bagi sebagian orang untuk menyiasati hal tadi adalah dengan mematikan fungsi autoplay pada windows. Cara ini memang ampuh karena windows tidak lagi menjalankan fungsi autoplay yang ada. Sehingga mungkin bagi sebagian orang cara ini dianggap lebih aman.

Konsekuensinya adalah dengan cara diatas, anda tidak lagi bisa menikmati fasilitas plug and play dari Windows karena semua fungsi autoplay sudah dimatikan.

Lantas adakah alternatif solusi lain yang lebih mudah tanpa harus mematikan fungsi autoplay sehingga anda masih dapat menikmati fasilitas plug and play dari sistem operasi Windows ini.

Nah, dalam artikel kali ini, saya akan membagi ilmu saya tentang bagaimana menangkal bagaimana masuknya virus dari autorun.inf tanpa harus mematikan fungsi autoplay di windows anda.

bagaimana caranya ?

Jawabannya adalah cukup dengan satu tombol yaitu SHIFT
ya, dengan tombol shift ini anda dapat menangkan masuknya virus lewat file autorun.inf tanpa harus mematikan fungsi autoplay.

Ketika anda menancapkan removable media anda seperti flashdisk, cd audio dalam USB atau CD ROM, anda hanya harus menekan tombol SHIFT sementara waktu sekitar 10 – 20 detik. Dengan perlakuan ini, komputer tidak menjalankan file autorun.inf yang ada di dalam flashdisk atau removable media lainnya. Sehingga viruspun tidak menyebar. Kemudian anda tinggal men-scan isi flashdisk anda tadi dengan antivirus favorit anda.

Oke, hanya begitu saja. Simpel bukan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman – teman.

Terima kasih

Menghindari missing font pada file .cdr

December 7, 2008

Bayangkan anda telah membuat desain yang sangat – sangat keren, sampai – sampai anda mengklaimnya sebagai karya terbaik anda selama anda hidup anda. Karena senangnya, anda berniat untuk menunjukkan desain anda kepada teman atau kolega anda. Anda copy file .cdr hasil desain anda tadi, kemudian anda bawa ke komputer teman anda. Ketika file itu dibuka di komputer teman anda, apa yang anda jumpai ? Pertama, anda melihat kotak dialog missing font, kemudian setelah anda klik OK apa yang terjadi. Ternyata desain yang anda anggap keren tadi menjadi desain yang amburadul karena font yang ada didalamnya tidak dideteksi alias komputer anda tidak mensupport font yang anda pakai dalam desain anda tersebut.
Kacau sekali rasanya …

Nah, itu sekilas saja masalah yang sering dijumpai oleh para desain grafis. Mungkin itu tadi hubungannya baru ke teman anda, tapi jangan diremehkan, nanti kalau sudah menyangkut hubungan kerja yang melibatkan deadline. Bagaimana nasib karir anda ?

Disetiap computer memang tidak mempunyai jumlah dan jenis font yang sama. Sama seperti kasus diatas, ketika anda membuat file desain dari corel draw, anda juga harus berhati hati dalam pemilihan jenis font yang digunakan. Siapa tahu ketika sudah siap cetak, komputer di percetakan tidak mendukung font seperti yang komputer anda punyai. Bisa berabe kan ???

Bisa saja sih anda ikut mengcopykan semua font yang anda gunakan ketika anda mendesain. Tapi apa tidak susah, kalau sudah bekerja dengan desain yang kompleks, dengan jenis font yang sangat bervariasi. Saya yakin anda pasti akan kesulitan untuk mengcopy font satu persatu. Lalu, adakah solusi yang lebih mudah ? ada, jawabnya.

Dalam tulisan kali ini, saya akan memberika tips agar desain anda sekeren apapun, dengan font jenis apapun akan tetap dikenali di komputer lain. Oke, kita mulai ke tips pertama,

1. Convert semua font ke dalam bentuk kurva

Untuk cara ini, semua teks yang anda buat akan dikenali sebagai sebuah kurva bukan sebuah font lagi. Jadi anda tidak perlu kuatir lagi akan adanya font yang missing.

Langkahnya :

Setelah desain jadi,
Seleksi semua teks, dengan cara Klik EditSelectText
Tekan Ctrl + Q
selesai.

Tapi, khusus untuk cara ini setelah teks di convert, anda sudah tidak bisa untuk mengedit kembali teks yang anda buat. Jadi, pertimbangkan baik – baik kapan anda harus mengconvert teks tersebut.

Kalau saya, biasanya saya buat 2 file. File pertama desain asli dan file kedua adalah desain yang teks nya sudah di convert. Jika desain dirasa sudah siap cetak, file yang diserahkan adalah file yang kedua.

Nah, bagaimana? Simpel kan.
Tapi, saya masih ada tips yang kedua. Yang pastinya tak kalah mudahnya …

2. Memanfaatkan Service Bureau

Anda tidak perlu mengconvert teks dalam desain file .cdr anda. Dengan cara ini anda dapat menyimpan desain dalam bentuk .cdr, lengkap dengan semua copy-an font yang anda gunakan, dan format .pdf nya. Semuanya tersimpan dalam satu folder.

Jika anda ingin membuka file .cdr nya, sebelumnya anda tinggal mengcopykan saja font yang telah disertakan bersama file .cdr tadi ke dalam folder Windows – Font. Lalu, file .cdr nya siap dibuka tanpa ada font yang missing.

Langkahnya :

Setelah desain jadi,

klik File
pilih Prepare for Service Bureau
klik opsi pertama
Klik Next
tandai Copy Fonts
Klik Next
tandai Generate pdf File (jika anda ingin menambahkan file dalam bentuk .pdf)
pilih lokasi dimana mau disimpan
Klik Next
Klik Finish

Oke, mungkin kedua tips itu yang dapat saya sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat bagi teman – teman semua.

- Arif Qodari -

Fitur Microsoft Word yang tidak kita tahu ..

December 1, 2008

Microsoft Word mungkin adalah sebuah aplikasi yang paling banyak digunakan saat ini untuk keperluan word processing (pengolah kata). Namun apakah kita sudah mengetahui dan pernah memanfaatkan semua fitur – fitur yang ada di dalamnya.

Dalam tulisan saya kali ini, saya akan mencoba membahas salah satu fitur dalam Microsoft Word 2007 yang bisa dibilang mungkin anda pun baru tahu bahwa Microsoft Word punya fitur secanggih ini. Saya dapat bicara seperti ini, karena saya sendiri telah mengalaminya. Sudah lama saya mengenal software keluaran microsoft ini, tapi baru beberapa waktu kemaren saya menemukan fitur yang menurut saya mengagumkan ini. Dan saya yakin sebagian besar dari anda pun baru mendengar tentang adanya fitur canggih ini.

Fitur yang saya katakan tadi adalah : …

(1) Compare document, and (2) Merge Document.


Apakah anda mengetahuinya ? Oke, langsung saja kita ke penjelasannya.

Microsoft mengeluarkan fitur ini di produknya yang versi 2007. Seperti yang saya sebutkan di atas, kedua fitur ini berada pada menu VIEW, dan kemudian anda langsung bisa mengaksesnya dari sana langsung dengan mengklik icon Compare atau Merge Document.

Apa kegunaan dari fitur ini ?

Misalnya, anda mempunyai sebuah dokumen. Kemudian dokumen itu anda berikan kepada teman anda. Selang beberapa hari, teman anda menghubungi anda dan memberitahukan bahwa teman anda telah memberikan beberapa perubahan kepada dokumen tersebut danmengirimkan hasil revisi dokumen tersebut via email. Setelah anda menerima file revisi dokumen tersebut, anda harus mengecek dan membandingkan antara dokumen yang sebelum direvisi dan yang sesudah direvisi untuk mengecek apakah revisinya sudah sesuai atau belum. Nah, disinilah peran fitur tadi.
Kita bisa menggunakan fitur compare document untuk membandingkan kedua dokumen tersebut. Melalui fitur ini, akan terlihat jelas bagian mana yang berbeda dari dokumen aslinya. Sehingga memudahkan anda untuk mengecek ulang dokumen tadi. Mengagumkan bukan ?

Nah, fasilitas yang kedua berguna untuk menggabungkan kedua dokumen tadi. Jika anda sudah merasa bahwa dokumen revisi nya sudah sesuai dengan yang diinginkan, maka anda tinggal menggabungkan (merge) dokumen hasil revisi dengan dokumen aslinya.

Sangat simpel sekali prinsip kerjanya, tetapi fitur ini akan sangat membantu anda.
Jika anda bekerja dengan dokumen yang jumlah halaman nya sedikit, fitur ini mungkin belum akan memikat anda. Tetapi jika anda sudah bekerja pada ratusan halaman dalam sebuah dokumen, saya sarankan anda mencoba fitur canggih ini.

Baik, mungkin sekian saja info dari saya. Semoga dapat menambah pengetahuan teman – teman, syukur – syukur bisa membantu meringankan masalah anda.

Terima kasih.
Arif Qodari.

ZOHO – Ruang kerja anda di dunia maya

November 30, 2008

Kemudahan akses internet, sekarang ini sudah sangat banyak dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Banyak sekali fasilitas yang ditawarkan untuk mengakomodasi semua kebutuhan manusia, dengan tujuan untuk meringankan pekerjaan manusia. Begitu juga dalam hal perkantoran. ZOHO merupakan solusi bagi anda untuk menciptakan ruang kerja kantor secara online di dunia maya.

Ketika pertama kali anda masuk ke dalam website ZOHO, anda akan langsung ditawakan banyak sekali pilihan aplikasi yang dapat anda manfaatkan dalam menyelesaikan pekerjaan anda.

ZOHO adalah sebuah website yang didalamnya menawarkan banyak sekali fasilitas untuk menyelesaikan pekerjaan anda secara online. Melalui website ini anda dapat melakukan pekerjaan perkantoran ataupun pekerjaan rumah anda sehari hari secara cepat dan mudah.

Berbagai macam fasilitas yang ditawarkan oleh website ini diantaranya :

    (1) ZOHO Writer - layaknya seperti MS. Word, anda dapat membuat, menyimpan, dan mengedit dokumen yang telah anda buat secara online. Desain antarmukanya juga hampir – hampir sama dengan MS. Word, jadi anda tidak perlu kuatir dengan fungsionalitas yang ada di dalamnya, karena semuanya hampir sama dengan MS. Office.
    (2) ZOHO Sheet – layanan spreadsheet online, hampir sama seperti MS. Excel
    (3) ZOHO Show – hampir sama seperti MS. Power point tetapi dikemas dalam bentuk online
    (4) ZOHO Mail - dapat dipertimbangkan sebagai layanan pengelolaan email anda.

dan masih banyak lagi fasilitas – fasilitas yang lainnya,

Beberapa keunggulan website ini adalah,

    (1) Tidak berbayar, anda cukup mendaftar saja kemudian bisa langsung anda gunakan
    (2) ZOHO mendukung beberapa format dokumen, seperti *.doc, *.docx, *.xls, *.xlsx, dll
    (3) Desain antarmuka nya sangat familiar, karena hampir mirip dengan Microsoft Office

Selain beberapa fitur standar diatas, ZOHO juga mengakomodasi kebutuhan para pelaku bisnis dengan menawarkan sejumlah fasilitas untuk mengelola aset, dan dokumen perusahan diantaranya menggunakan ZOHO business, ZOHO market place, dan masih banyak lagi.

Saya sarankan, website ini merupakan website yang sangat bermanfaat dan patut anda coba.

Untuk selengkapnya, silahkan kunjungi website ZOHO.